Sabtu, 27 Oktober 2012
Festival di Jepang
Kemarin aku punya satu lagi wawasan baru yang aku tau dari Negara Jepang, yaitu festival yang sering diadakan di Negara Jepang. Nah hari ini aku mau membahas sedikit tentang berbagai macam festival yang sering di adakan di Negara Jepang.
1. Hinamatsuri
Festival ini diadakan guna mendoakan
pertumbuhan dan kebahagiaan anak-anak perempuan. Banyak keluarga yang
mempunyai gadis cilik memajang rak boneka yang menampilkan seperangkat
boneka yang berkostum ala bangsawan kuno, bersama dengan bunga persik.
Pada hari ini disajikan makanan kecil yang disebut arare yang dibuat dari beras dan minuman amasake, minuman dari beras yang difermentasi tapi tidak beralkohol. Festival ini diadakan pada tanggal 3 maret.
2. Koinobori
Festival ini diadakan guna mendoakan pertumbuhan dan kebahagiaan anak laki-laki. Mereka akan memajang boneka samurai atau replika baju perang dengan topi kabuto
dan memasang umbul-umbul ikan koi. IkanKoi adalah ikan yang dapat
berenang melawan arus deras, karena itu diharapkan anak laki-laki
tersebut menjadi anak yang kuat, percaya diri dan sukses. Festifal ini diadakan pada tanggal 5 mei.
3. Tanabata
Festival ini mencampur sebuah legenda
Cina dengan kepercayaan kuno Jepang mengenai dua buah bintang yang
terletak di kedua ujung Bimasakti yaitu Bintang Altair (si Pengembala)
dan Bintang Vega (si Penenun). Mereka dihukum oleh Raja Dewa karena
terlalu banyak bermain sehingga hanya dapat bertemu satu tahun sekali
yaitupada 7 Juli.
Orang-orang menuliskan keinginan pada sebuah kertas warna dan menggantungkannya di pohon bambu. Harapan mereka dipercaya akan terkabul apabila pada hari itu hujan tidak turun. Festival ini diadakan pada tanggal 7 Juli.
Orang-orang menuliskan keinginan pada sebuah kertas warna dan menggantungkannya di pohon bambu. Harapan mereka dipercaya akan terkabul apabila pada hari itu hujan tidak turun. Festival ini diadakan pada tanggal 7 Juli.
4. Bonodori
Festival Bon adalahsebuah event
Budhis yang diadakan pada tanggal 13-15 Juli atau dalam bulan Agustus
(tergantung daerah). Festival ini dipersembahkan bagi arwah para
leluhur. Dipercaya bahwa pada hari-hari ini arwah mereka akan pulang ke
rumah. Untuk itu mereka akan memasang penerangan dan api selamat datang
di pintu depan rumah untuk mengarahkan arwah-arwah tersebut ke rumah,
memasang lentera di dalam, membersihkan altar rumah, menyediakan sajian
dan berdoa bagi ketenangan arwah para leluhur.
Pada akhir Festival, sekali lagi orang-orang akan memasang penerangan di pintu terdepan rumah sebagai pengantar arwah leluhur keluar dari rumah dan mengapungkan sesajen di sungai atau laut untuk menemani mereka pulang ke alam sana. Festival ini diadakan pada pertengahan bulan Agustus.
Pada akhir Festival, sekali lagi orang-orang akan memasang penerangan di pintu terdepan rumah sebagai pengantar arwah leluhur keluar dari rumah dan mengapungkan sesajen di sungai atau laut untuk menemani mereka pulang ke alam sana. Festival ini diadakan pada pertengahan bulan Agustus.
5. Shichi-Go-San
Pada hari ini para orang tua yang
mempunyai anak-anak laki-laki berusia 3 atau 5 tahun atau anak perempuan
yang berusia 3 atau 7 tahun akan membawa mereka ke kuil untuk mendoakan
kesehatan dan pertumbuhan mereka. Usia 3, 5 dan 7 dipilih karena
dipercaya sebagai angka ganjil yang membawa keberuntungan. Anak-anak
tersebut juga akan mendapat permen khusus yang disebut chitose ame, yang dimasukkan dalam kantong bergambar bangau dan kura-kura. Chitose berarti seribu tahun dan bangau serta kura-kura juga merupakan lambang panjang umur. Festival ini diadakan pada tanggal 15 November.
6. Hanami
Perayaan Hanami merupakan salah satu perayaan
tahunan di negara Jepang yang ada pada musim semi, tepatnya pada bulan
April.
Perayaan Hanami ini adalah perayaan untuk melihat bunga sakura, yang merupakan Bunga khas dari negara
Matahari Terbit. Hanami, merupakan perayaan yang diselenggarakan secara sederhana akan tetapi dengan kesederhanaanya itu,
perayaan hanami justru menjadi kesenangan terbesar bagi orang-orang Jepang
dalam setahun kehidupan mereka.
tahunan di negara Jepang yang ada pada musim semi, tepatnya pada bulan
April.
Perayaan Hanami ini adalah perayaan untuk melihat bunga sakura, yang merupakan Bunga khas dari negara
Matahari Terbit. Hanami, merupakan perayaan yang diselenggarakan secara sederhana akan tetapi dengan kesederhanaanya itu,
perayaan hanami justru menjadi kesenangan terbesar bagi orang-orang Jepang
dalam setahun kehidupan mereka.
7. Hanabi
Hanabi merupakan salah satu festival yang sering diadakan di Jepang setiap musim panas. Pada saat merayakan Hanabi Takai, warga Jepang khususnya kaum perempuan
berbondong-bondong memakai pakaian tradisional Jepang, yakni Yukata atau Kimono musim panas. Selain memakai pakaian-pakaian tradisional, warga Jepang pun
berbondong-bondong memakai pakaian yang semenarik mungkin utntuk
menikmati pesta Hanabi dan tentunya menarik perhatian para turis yang
datang.
Mingkin cukup ini saja yang bisa aku bagi untuk kalian semua, lain kali kalau aku dapat info lagi aku bakal posting lagi..
Label:
Buadaya Jepang
|
1 komentar
Langganan:
Komentar (Atom)








